Kebumen – Bagaimanakah peran pemuda era digital dalam proses Pemilihan Kepala Daerah? Sejauh mana media mampu berperan dalam Pilkada? Apa saja yang dilakukan KPID dan KPU dalam mengawal hajat besar Jawa Tengah ini?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi isu panas yang dibahas dalam Dialog Interaktif dengan tema “Anak Muda, Pilkada, dan Media” yang ditayangkan di Ratih TV Kebumen, Jumat (22/12) kemarin. Selain Komisioner KPID Jateng Sonakha Yuda Laksono S.E, hadir sebagai narasumber adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum Kab. Kebumen Paulus Widiantoro S.E, M.M dan Ketua KNPI Kab. Kebumen Beniyanto A.S.

Bukan rahasia lagi bahwa minat generasi muda dalam Pemilukada bisa dikatakan semakin menurun. Pemilu dianggap tidak menarik oleh anak muda saat ini. Padahal peran anak muda sebagai bagian masyarakat yang dipandang lebih sering bersinggungan dengan media baik itu yang berbasis frekuensi ataupun yang berbasis internet sangat  dibutuhkan. Selain sebagai pemilih potensial, di tangan anak muda inilah pengawasan terhadap media bisa lebih ditajamkan.

Pesan bagi generasi muda sebagai bagian dari pemilih menyambut pilkada serentak ini adalah agar menjadi pemilih cerdas yang berpartisipasi aktif dalam proses pilkada, serta turut berpartisipasi aktif mengawasi proses Pilkada.

Dalam dialog ini, Komisioner KPID Jateng Sonakha Yuda secara tegas juga mengharapkan media untuk berpartisipasi aktif mensuskseskan pemilukada 2018. Media harus memberitakan berita dengan berimbang dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Selain itu, media juga sebaiknya menyiarkan pemilukada dalam potret kebangsaan, dengan diminimalisir berita yang berpotensi memecah belah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here