Call Center : 024-8448608
Fax : 024-8448610
SMS Pengaduan : 081326026000

Penyiar Harus Terus Tingkatkan Kompetensi

Diposting pada 18 September 2017 oleh Administrator

SEMARANG – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah terus mendorong agar para penyiar radio selalu meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya. Ketua KPID Jawa Tengah  Budi Setyo Purnomo menyatakan bahwa penyiar adalah ujung tombak di stasiun radio. “Karena seorang penyiar yang akan menyampaikan informasi ke pendengar atau publik. Jika penyiarnya bagus dan baik maka radio itu akan bisa terbilang baik,” kata Budi.
Pernyataan Budi itu disampaikan saat membuka kegiatan peningkatan kualitas SDM penyiaran ”Peningkatan profesionalisme penyiar melalui uji kompetensi profesi tingkat dasar” yang digelar KPID Jawa Tengah di Hotel Patra Jasa Semarang, Senin (18 September 2017).
Kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 50 penyiar dari beberapa daerah seperti Kota Semarang, Demak, Kudus, Kendal dan Kabupaten Semarang.
Budi menyatakan siaran radio memiliki kekhasan karena penyiar banyak yang langsung bersiaran secara langsung. Informasi yang disampaikan penyiar tersiar secara langsung kepada publik. Hal ini berbeda dengan media cetak dimana produksi informasinya tidak bisa secara langsung.
Sebab, media cetak bisa tersebar setelah melalui proses, mulai dari wartawan di lapangan, redaktur, redaktur pelaksana, pemimpin redaksi, redaktur bahasa hingga lay outer. Setelah itu berita dicetak, baru kemudian diedarkan ke publik. Budi menyatakan proses pemberitaan di media cetak yang sudah melalui proses panjang seperti itu terkadang masih ada yang keliru dan tak akurat. “Apalagi jika penyiar menyampaikan berita secara langsung,” kata Budi. Untuk itulah, KPID akan terus melakukan pelatihan maupun peningkatan kompetensi kepada para penyiar.
Budi berharap agar profesi penyiar tidak dijalankan secara asal-asalan. “Penyiar jangan hanya dipandang sebagai hobi saja. Tapi harus profesional,” kata Budi. KPID juga meminta agar para pemilik radio menghargai keberadaan para penyiar, baik dari sisi gaji, kesejahteraan, tunjangan-tunjangan, hubungan kerja dan lain-lain. Dengan penghargaan itu maka penyiar akan bisa bekerja secara maksimal dan profesional.  
Setiap tahun, KPID Jawa Tengah selalu menggelar kegiatan peningkatan kapasitas SDM penyiaran. Bahkan, materi kegiatan sudah dibuat secara berjenjang mulai dari dasar, menengah hingga lanjut. Penjenjangan ini dilakukan berdasarkan pada fokus materi pelatihan mulai dari materi etika dan regulasi penyiaran, penulisan naskah, olah vokal, dasar-dasar bordcasting, produksi berita ficer hingga investigasi. Untuk pelatihan kali ini dilakukan untuk jenjang dasar. Metode pelatihan dilakukan tak hanya terkait dengan teori tapi juga praktik.

0 Komentar

Leave Comment

Name *

E-mail *

Website

Message