Home Berita Lagu Berkonotasi Cabul Dilarang Penyiarannya

Lagu Berkonotasi Cabul Dilarang Penyiarannya

135
0
SHARE

SEMARANG – Berdasarkan pemantauan isi siaran dan hasil kajian, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah menemukan pelanggaran dalam pemutaran lagu “Bara Bere” yang disiarkan oleh radio POP FM Semarang tanggal 21 Agustus 2018, pukul 07.44 WIB.

Sonakha Yuda Laksono, Komisioner KPID Jateng mengatakan, dalam lagu tersebut terdapat lirik berkonotasi cabul dan dipandang menjadikan perempuan sebagai objek seks. “Padahal KPID sudah merilis judul lagu yang dilarang atau dibatasi penyiarannya,” katanya saat ditemui di kantor KPID Jateng, Kamis (11/10/2018).

KPID Jateng memutuskan bahwa siaran tersebut telah melanggar peraturan KPI Nomor 2 Tahun 2012 tentang Standar Program Siaran Pasal 20 Ayat (1) dan (2), yaitu lirik lagu yang dimaksud bermuatan cabul.

Atas dasar tersebut, KPID Jateng memutuskan memberikan sanksi administratif Teguran Tertulis Pertama kepada radio POP FM Semarang. “Jika dalam waktu tujuh hari setelah teguran tertulis pertama diterima masih memutar lagu tersebut, maka KPID akan memberikan kembali teguran tertulis kedua,” ungkap Sonakha.

Judul lagu yang dilarang atau dibatasi penyiarannya, dapat dilihat pada situs KPID Jateng http://kpid.jatengprov.go.id/wp-content/uploads/2018/03/JUDUL-LAGU-YANG-DILARANG-ATAU-DIBATASI-PENYIARANNYA.pdf

“KPID meminta Lembaga Penyiaran mematuhi ketentuan dalam Undang-Undang dan Peraturan Penyiaran. Kami meminta kepada Lembaga Penyiaran, jika menemukan lagu di luar daftar yang dilarang atau dibatasi penyiarannya, tapi terdapat lirik yang dirasa tidak sesuai dengan peraturan, sebisa mungkin jangan disiarkan dan kemudian bisa dilaporkan ke KPID,” tuturnya.(Yyk)