SEMARANG- Ada yang beda dengan kegiatan literasi media yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah di Kampus UIN Walisongo, Senin (9/4/2018). Kegiatan literasi media kali ini menggandeng Rumah Rupa Walisongo.
Selain diskusi, ada pameran kartun yang menampilkan karya mahasiswa UIN di auditorium 2 Kampus 3.

Karya yang dipajang merupakan gambaran media dewasa ini. Karya M Khabib Zamzami misalnya. Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi itu menampilkan visual tim orkestra dengan dua musisi dan satu dirigen. Sosok musisi digambarkan dengan kepala berbentuk televisi. Ada logo sebuah partai di layar televisi tersebut.

“Arahkan pandanganmu ke depan…” demikian kutipan lagu yang dilantunkan orkestra tersebut.

Ada pula gambar yang menampilkan visual televisi yang menyajikan kekerasan. Adegan kekerasan di televisi digambarkan dalam simbol kepalangan tangan. Sementara seorang anak duduk menyaksikan. Karya tersebut adalah goresan Abdulloh Ibnu Thalhah, Dosen Seni UIN Walisongo.

Komisioner KPID Jawa Tengah M Rofiuddin mengatakan, UIN saat ini memiliki jurusan seni rupa. Butuh arena untuk menyalurkan hobi di bidang seni. “KPID punya misi agar masyarakat bisa melek media. Mendorong masyarakat mengkritik media. Salah satunya melalui senirupa,” katanya.

Rofi mengatakan, sebagai sumber informasi, televisi memiliki dua sisi, yaitu positif dan negatif. Ia mengajak mahasiswa agar kritis: apakah informasinya bisa dipercaya atau tidak? Terlebih ada televisi yang memiliki afiliasi dengan partai politik. Tentu kontennya cenderung menguntungkan si pemilik.

“Media televisi tidak boleh digunakan untuk kepentingan politik. Sebab, televisi dan radio menggunakan frekuensi publik,” katanya.

Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Drs Wahyudi, M.Pd. mengapresiasi kegiatan pameran dan seminar Literasi Media. Menurutnya, kritik media melalui gambar cukup efektif. Misalnya mengkritik ada televisi yang jadi juru bicara partai.

“Coba kalau dibuat dengan puisi atau tulisan pasti akan banyak yang protes. Seni rupa perlu disosialisasikan terutama kepada mahasiswa,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here