Home Berita Nantinya, Pengajuan Izin Penyiaran Via Online

Nantinya, Pengajuan Izin Penyiaran Via Online

385
0
SHARE
KPID Jawa Tengah menggelar diseminasi tata cara perizinan online bagi lembaga penyiaran selama dua hari, Kamis-Jum’at, 1-2 Maret 2018 di Pekalongan.
KPID Jawa Tengah menggelar diseminasi tata cara perizinan online bagi lembaga penyiaran selama dua hari, Kamis-Jum’at, 1-2 Maret 2018 di Pekalongan.

PEKALONGAN- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah menggelar diseminasi tata cara perizinan online bagi lembaga penyiaran. Diseminasi berlangsung selama dua hari, Kamis-Jum’at, 1-2 Maret 2018 di Pekalongan. Sekitar 35 lembaga penyiaran di Jawa Tengah ikut serta.

Wakil Ketua KPID Jawa Tengah, Asep Cuwantoro menyatakan, proses pengajuan perizinan nantinya dilakukan secara online. Saat ini, sistem online masih dalam tahap penyempurnaan sistem dan tahap uji coba. Lembaga penyiaran juga tak perlu rekomendasi dari Dinas Perhubungan atau Dinas Kominfo setempat. Hal itu sesuai dengan aturan yang terbaru, yaitu Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 18/2016 tentang Persyaratan dan Tata Cara Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran.

“KPID akan tetap hati-hati memberikan rekomendasi izin. Jangan sampai izin radio jatuh ke pengelola radio yang tak profesional,” katanya.

Diseminasi menghadirkan beberapa narasumber dari KPID Jawa Tengah, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dan praktisi lembaga penyiaran.

Asep menjelaskan, jika nanti proses perizinan online sudah berjalan maka lembaga penyiaran tak perlu lagi mengirim berkas fisik ke KPID. Lembaga penyiaran cukup mengisi formulir pemohon secara online. KPID memiliki id dan lembaga penyiaran diberi id masing-masing.

“Antar LP tidak bisa saling membuka id karena id berlaku masing-masing. KPID bisa membuka id permohonan LP se-Jateng,” katanya.

Kepala Seksi Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran (SIMP3), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Hari Purnomo mengatakan, sistem online dalam proses perizinan merupakan sebuah keniscayaan. Menurutnya, saat ini era digital. Dengan sistem online, izin bisa lebih mudah, terukur dan transparan.

Hari menyatakan, proses perizinan lembaga penyiaran sebelumnya cukup panjang. Ada banyak paraf yang harus dilalui berkas pemohon. Berbeda dengan sistem online. Dengan sistem online, birokrasi perizinan lebih cepat, mudah dan transparan. Informasi status permohonan juga tersampaikan secara realtime.

Tak hanya itu, proses pembayaran izin juga terintegrasi langsung secara host to host dengan bank. Sehingga interaksi pemohon dengan petugas bisa diminimalisir dan mencegah terjadinya KKN.

Hari mengatakan, permohonan izin bisa dilakukan melalui alamat situs : http://e-penyiaran.kominfo.go.id/. Jika ada pertanyaan, Kominfo menyediakan Call Center di
No. telp: 159 dan email : layanan_penyiaran@mail.kominfo.go.id. (*)