Call Center : 024-8448608
Fax : 024-8448610
SMS Pengaduan : 081326026000

 

REKAP TEGURAN TERTULIS TAHUN 2017

 

1. Teguran tertulis No 482/251.3 tanggal 7 Agustus 2017  kepada PT. Radio Leonita Insan Adinada (Prima FM) Kebumen.

    Uraian pelanggaran berdasar hasil pengawasan tanggal 10 April 2017, ditemukan bahwa:

  1. Radio bersiaran dengan hanya memutar rekaman siaran tanpa ada penyiar yang memandu, selama kurang lebih 3 bulan;
  2. Pola acara kurang merepresentasikan konten informasi, pendidikan, hiburan, dan manfaat untuk pembentukan intelektualitas, watak, moral, kemajuan, kekuatan bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengamalkan nilai-nilai agama dan budaya;
  3. Fasilitas kegiatan penyiaran tidak dikelola dengan layak, pengelola kurang serius dalam menyelenggarakan aktivitas siaran.

 

2. Teguran tertulis No 482/251.1 tanggal 7 Agustus 2017 kepada PT. Radio Suara Kesuma (SK FM) Wonosobo

    Uraian pelanggaran Program keagamaan tanggal 14 Mei 2017 ditemukan bahwa :

  • Dalam program tersebut dijelaskan bahwa tradisi Jawa tidak sesuai dengan tuntunan agama dan mendorong untuk menjauhi budaya tradisional Jawa, dengan memberikan contoh berupa nyatus, nyewu, dan sebagainya. KPID Provinsi Jawa Tengah menilai ceramah tersebut menyajikan muatan yang berisi perbedaan pandangan/paham dalam agama tertentu dan kurang menghargai etika hubungan antar atau dalam agama. Melanggar Peraturan KPI Nomor Tahun 2 Tahun 2012 tentang Standar Progam Siaran Pasal 7 huruf a dan b

 

3. Teguran tertulis No 482/274 tanggal 28 Agustus 2017 kepada PT. Radio Ungaran Pola Pariwara (POP FM Semarang)

    Uraian pelanggaran Pemutaran lagu berjudul “Cinta Satu Malam” pada tanggal 8 Agustus 2017 pukul 07.51 WIB.

  • Dalam lirik lagu tersebut memuat unsur cabul dengan sangat vulgar dengan menggambarkan aktivitas seks bebas.

 

4. Teguran tertulis No 482/273 tanggal 28 Agustus 2017 kepada PT. Lativi Mediakarya Semarang-Padang (TVOne)

    Uraian pelanggaran Iklan “Ekstra Joss” pada tanggal 10 Agustus 2017 pukul 18.30 WIB ditemukan bahwa :

  • Dalam iklan tersebut dipromosikan produk suplemen dengan menampilkan unsur kekerasan dalam olah raga tinju bebas. Siaran tersebut dinilai dapat memberikan dampak negatif pada khalayak anak dan remaja karena disiarkan di luar jam dewasa.

 

 5. Teguran tertulis No 482/272 tanggal 28 Agustus 2017 kepada PT. GTV DUA (Global TV)

    Uraian pelanggaran Program “Serial Animasi Naruto Shippuden” pada tanggal 8 Agustus 2017 pukul 17.00 WIB.

  • Dalam program tersebut disiarkan adegan seorang tokoh pria dengan kondisi tubuh tanpa kepala setelah terkena jebakan mematikan. Siaran tersebut dinilai bermuatan kesadisan dan dapat menimbulkan kengerian bagi khalayak.