SURAKARTA – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah Budi Setyo Purnomo dan Dini Inayati mengunjungi sejumlah radio di Surakarta, Sragen dan Wonogiri. Kunjungan dalam rangka pengawasan isi siaran itu berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (31 Juli-1 Agustus 2018). Komisioner KPID Jawa Tengah di Surakarta mendatangi TATV, MTA TV dan Radio Komunitas MTA FM. Sedangkan di Sragen mengunjungi Persada FM, dan di Wonogiri TA Radio.

KPID Jawa Tengah dalam kegiatan pengawasan itu, melakukan pengecekan isi siaran, memeriksa kesesuaian dokumen perijinan siaran dengan kondisi faktual di lapangan, iklan, penyiar dan aktivitas radio yang dikunjungi. “KPID menemukan ada salah satu radio komunitas dalam kondisi tidak bersiaran,” kata Budi, Ketua Komisioner KPID Jateng.

Dijelaskannya, produksi konten siaran Radio Komunitas MTA FM untuk sementara waktu tidak optimal. “Hal itu dikarenakan pengelola masih berkonsentrasi mengurusi radio lain, yaitu Persada FM Sragen,” ungkap Budi.

Komisioner KPID Jawa Tengah Dini Inayati menyarankan, apabila radio komunitas sudah tidak optimal, frekuensi bisa di kembalikan ke pemerintah agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pendirian radio baru.

“Terlebih, dalam hal ini, pengelola masih bisa bersiaran menggunakan frekuensi radio Persada FM Sragen, yang masih satu pengelolaan dengan MTA FM,” kata Dini.

Pihaknya, dalam kegiatan pengawasan ini juga mengapresiasi TV lokal yang konsisten menyiarkan materi kearifan lokal. Karena program siaran ini mengangkat budaya lokal yang menjadi kekayaan budaya Indonesia. (YyK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here