Home Berita Siaran Sehat untuk Masyarakat

Siaran Sehat untuk Masyarakat

246
0
SHARE

SEMARANG – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah menggelar klarifikasi aspek program siaran dalam rangka Evaluasi Uji Coba Siaran (EUCS) bersama Radio QU Purbalingga. Kegiatan yang digelar di Lantai III Kantor KPID Jawa Tengah itu dihadiri para komisioner KPID Jawa Tengah dan pemohon yang memaparkan program siaran, Senin (10/12/2018). Evaluasi ini merupakan salah satu tahapan untuk mendapatkan Izin Penyelenggaran Penyiaran (IPP).

Ketua KPID Jateng, Budi Setyo Purnomo mengatakan, KPID tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan penyiaran yang sehat, tapi juga peran Lembaga Penyiaran (LP). “Untuk itu, kami harapkan Lembaga Penyiaran bisa menyiarkan siaran yang sehat. Sehingga Radio QU bisa bermanfaat bagi masyarakat di wilayah penyiarannya,” katanya.

Ia juga berharap Radio QU bisa memutar lagu Mars KPI. “Agar publik bisa hafal, karena di dalam lagu tersebut mengandung hal baik pada liriknya. Pemutaran Mars KPI melalui Lembaga Penyiaran sangat bagus untuk pendidikan publik,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Komisioner Edi Pranoto mengingatkan agar Radio QU bersiaran sesuai visinya, yaitu demokratis, adil serta berakhlakul karimah. “Jaga siaran sesuai visi dan misinya. Radio juga berperan untuk selalu menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI. Sebisa mungkin ketika merekrut penyiar juga memperhatikan hal tersebut,” pesannya.

Hery Muharam, Direktur Utama Radio QU, menjelaskan, format siaran radio ini terdapat beberapa program, yaitu berita, informasi, pendidikan dan kebudayaan, agama, hiburan dan musik, iklan dan acara penunjang/layanan masyarakat. “Radio ini ditujukan untuk memberikan pendidikan agama, sehingga porsi tentang agama atau dakwah lebih besar, mencapai 45% dari seluruh program,” ungkapnya.

Komisioner KPID Jateng, Setiawan Hendra Kelana pun berpesan, agar Radio QU yang merupakan radio swasta, selalu menjaga hal itu. “Karena banyak program dakwahnya, jangan sampai ada anggapan bahwa radio ini adalah radio komunitas. Tetap jaga menjadi radio swasta. Sehingga memberikan kemanfaatan secara umum. Juga perbanyak membuat Iklan Layanan Masyarakat (ILM),” tutupnya. (YyK)