SEMARANG – Sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan persebaran Covid-19, terutama dalam penyelenggaraan program siaran Lembaga Penyiaran (LP), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menilai perlu ditetapkan Keputusan tentang Dukungan Lembaga Penyiaran Dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Persebaran Covid-19.

Untuk itu KPI Pusat mengeluarkan Surat Keputusan Komisi Penyiaran Indonesia Pusat Nomor 12 Tahun 2020 tentang Dukungan Lembaga Penyiaran Dalam Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Persebaran Covid-19, tertanggal 25 November 2020.

Melalui Surat Keputusan ini, Lembaga Penyiaran diwajibkan mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan persebaran Covid-19. Bagi Lembaga Penyiaran yang tidak melaksanakan atau melanggar apa yang tertuang dalam SK tersebut, akan dikenai sanksi.

“KPID berharap lembaga penyiaran melaksanakan dan mematuhi apa yang tertuang dalam keputusan itu. Di dalamnya, terdapat kewajiban lembaga penyiaran berkenaan dengan produksi serta penayangan Program Siaran,” kata Budi SP, Ketua KPID Provinsi Jawa Tengah.

Ia juga berpesan, agar Lembaga Penyiaran di Jawa Tengah baik radio maupun televisi untuk selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah setempat dan terus menerus tidak bosan memberitakan informasi terkait pandemi covid-19, termasuk bagaimana cara pencegahannya.

Dalam Surat Keputusan itu, antara lain berisi Lembaga Penyiaran wajib menayangkan Iklan Layanan Masyarakat berkenaan upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Sterilisasi terhadap ruangan, peralatan dan perlengkapan studio yang akan digunakan untuk produksi Program Siaran. Memastikan host, talent dan/atau narasumber Program Siaran dalam kondisi sehat dan tidak memiliki gejala Covid-19.

Surat Keputusan selengkapnya dapat di download disini