PURWOREJO – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah Dini Inayati dan Setiawan Hendra Kelana mengunjungi sejumlah radio di Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Semarang. Kunjungan dalam rangka pengawasan isi siaran itu berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (8-9 Agustus 2018).

Komisioner KPID Jawa Tengah di Kabupaten Purworejo mengunjungi radio Swara Kenanga FM, Amatron 3 FM, Fortuna FM dan GSP FM. Sedangkan di Kabupaten Semarang mengunjungi radio Sahabat Sejati FM, Palapa FM dan Surya Kebenaran.

KPID Jawa Tengah menemukan adanya alih kepemilikan radio Swara Kenanga FM. Awalnya, radio yang berada di Pangenrejo, Purworejo ini dikelola oleh perorangan, kemudian beralih ke Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP). Sedangkan untuk program siarannya tidak ada perubahan, masih tetap sama.

“Alih kepemilikan itu belum dilaporkan ke KPID. Untuk itu, KPID mengimbau agar radio Swara Kenanga FM segera melaporkan perubahan data kepemilikan,” kata Dini Inayati, Komisioner KPID Jawa Tengah.

Dini mengatakan, dalam kegiatan pengawasan ini, dilakukan pengecekan isi siaran, memeriksa kesesuaian dokumen perijinan siaran dengan kondisi faktual di lapangan, iklan, penyiar dan aktivitas radio yang dikunjungi.

Komisioner KPID Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, mengungkapkan, kunjungan pengawasan ini juga diketahui adanya perpindahan kantor radio Fortuna FM. “Tapi, tidak ada perubahan data alamat kator, karena masih di lokasi yang sama, walau pindah ke gedung baru,” katanya.

Radio Fortuna FM juga menyajikan program cerita tentang tokoh-tokoh inspiratif, bekerjasama dengan Balai Pendidikan Radio Edukasi Yogyakarta. Bahkan memiliki penyiar cilik, yang dikhususkan pada program anak, yaitu hari Minggu.

Kunjungan pengawasan KPID Jawa Tengah juga ke wilayah Kabupaten Semarang, salah satunya adalah ke radio Sahabat Sejati FM. Radio yang berada di Lerep, Ungaran Barat ini lebih fokus menyajikan acara siaran agama, sehingga belum ada program siaran yang menyajikan berita. Radio ini juga memiliki program acara yang menyajikan bincang-bincang pendidikan bekerjasama dengan radio edukasi Jogja.

“KPID berharap, radio bisa menambahkan program berita yang memberikan informasi aktual lokal maupun nasional,” tutur Setiawan.  (YyK)