SEMARANG – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah dalam rangka mendukung program Belajar dari Rumah yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama TVRI melakukan koordinasi dengan TVRI serta 16 televisi lokal yang ada di Jawa Tengah, Rabu (15/4) melalui video conference.

Dihadiri Ketua KPID Jawa Tengah Budi Setyo Purnomo, serta Anggota KPID Jawa Tengah Dini Inayati dan Setiawan Hendra Kelana, rapat bersama tersebut dilakukan karena adanya kendala pelaksanaan belajar dari rumah, yaitu tidak terjangkaunya siaran TVRI di sejumlah wilayah di Jateng. Kendala teknis yang dialami adalah medan pegunungan yang menghambat transmisi siaran analog, kendati power siaran TVRI sudah cukup besar, dengan 12 titik stasiun transmisi. Sementara siaran satelit dan digital terkendala keterbatasan masyarakat yang tidak memiliki perangkat tambahan, baik parabola maupun set top box digital.

KPID menyikapi hal tersebut dengan menginisiasi agar TV Lokal lain, baik swasta, komunitas, maupun Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) agar berperan serta dalam memfasilitasi belajar dari rumah dengan ikut menyiarkan program Kemendikbud itu. Teknisnya terdapat 2 pilihan untuk mengatasinya, yaitu relai langsung dari TVRI dengan menyesuaikan jadwal tayang TVRI, atau menempatkan program tersebut sesuai jadwal yang diatur sendiri oleh tv lokal, namun materi siaran menggunakan materi dari TVRI yang diproduksi bersama Kemendikbud.

“Pandemi covid-19 terus memakan banyak korban, kerugian pun sangat besar. Pendidikan yang merupakan pilar pembangunan bangsa pun turut terdampak. Kegiatan belajar mengajar di sekolah tak dapat dilakukan dan dianjurkan belajar dari rumah sebagai upaya pencegahan persebaran virus corona. Untuk itulah lembaga penyiaran berperan penting dalam situasi ini. Belajar melalui televisi menjadi kebutuhan penting bagi siswa. Untuk mendukung program Belajar dari Rumah yang disiarkan TVRI dan Kemendikbud, KPID jateng memaksimalkan dengan mengajak seluruh televisi lokal merelai siaran pendidikan TVRI dan mengajak seluruh radio di Jawa Tengah membuat konten pendidikan. KPID juga mengajak Dinas Pendidikan Jateng untuk mendukung kegiatan ini,” ungkap Ketua KPID Jateng, Budi SP.

Semua TV Lokal dalam rapat melalui video conference pada prinsipnya siap mendukung program tersebut, bahkan LPPL Ratih TV Kebumen telah menyiarkan program belajar dari rumah sejak sekolah diliburkan, dengan materi siaran dari Kemendikbud.

“Harapannya pendidikan anak tetap berjalan meskipun di tengah upaya penanganan pandemi covid-19 melalui pembatasan sosial, sekaligus meneguhkan peran lembaga penyiaran sebagai media edukasi sebagaimana diamanatkan UU 32 Tahun 2002,” kata Anggota KPID Jateng Bidang Isi Siaran, Dini Inayati. (YK)