TEGAL – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah berpartisipasi sebagai mitra dalam Seminar Internasional Hybrid bertajuk “Personal Branding in the New Media Era” yang diselenggarakan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama antara UHN Tegal dengan Universiti Teknologi Brunei (UTB) di bidang akademik serta kerja sama antara UHN Tegal dengan KPID Jawa Tengah dalam penguatan pendidikan, literasi media, dan pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang komunikasi.

Seminar menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. Hjh. Mas Ayu Kartika Dewi Hj. Mumin dari School of Applied Communications, Universiti Teknologi Brunei, Intan Nurlaili, S.Sos., Komisioner KPID Jawa Tengah, serta Mitariza Migunani, M.I.Kom., akademisi dan praktisi komunikasi pemasaran (marketing communication) yang aktif mendampingi pengembangan strategi komunikasi dan penguatan citra organisasi maupun bisnis. Ketiga narasumber mengulas personal branding dari perspektif akademik, regulasi, dan praktik profesional.

Dalam paparannya, Intan Nurlaili menyampaikan bahwa perkembangan media digital telah memberikan ruang yang luas bagi setiap individu untuk membangun identitas dan reputasi di ruang publik. Namun, personal branding yang baik tidak semata-mata diukur dari popularitas, melainkan dari konsistensi dalam menghadirkan informasi yang akurat, etis, dan bermanfaat.

“Personal branding bukan sekadar bagaimana dikenal banyak orang, tetapi bagaimana seseorang membangun kepercayaan publik melalui integritas, kompetensi, dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas komunikasi,” ujar Intan.

Ia menambahkan bahwa masyarakat saat ini memiliki peran ganda sebagai penerima sekaligus penyebar informasi. Oleh karena itu, kemampuan memproduksi konten yang bertanggung jawab, menghormati etika komunikasi, serta memahami dampak sosial dari setiap informasi yang dipublikasikan menjadi kompetensi yang harus dimiliki, khususnya oleh generasi muda.

Sebagai regulator penyiaran, KPID Jawa Tengah terus mendorong penguatan literasi media agar masyarakat semakin cerdas dalam mengakses, memproduksi, dan menyebarluaskan informasi. Nilai-nilai penyiaran yang sehat, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan publik juga relevan diterapkan dalam berbagai platform media digital yang berkembang saat ini.

Seminar internasional ini menjadi salah satu wujud kolaborasi antara perguruan tinggi, regulator, dan praktisi komunikasi dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi. Melalui sinergi tersebut, diharapkan lahir insan komunikasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus menjunjung tinggi etika dalam membangun personal branding di era media baru.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan Implementation Agreement (Al) sebagai tindak lanjut MoA antara KPID dengan Prodi Ilkom  UHN Tegal. (#)