YOGYAKARTA – Pemerintah saat ini sedang berusaha meningkatkan pelayanan publik dengan merealisasikan percepatan perizinan melalui online untuk radio dan televisi. Hal itu dikemukakan Geryantika, Direktur Penyiaran Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam acara pembukaan Forum Rapat Bersama (FRB), Selasa (10/7/2018) di hotel Harper Jogja. Perizinan melalui online itu, juga sebagai bentuk realisasi atas tuntutan Presiden yang menginginkan dilakukannya percepatan izin.

Gery berharap, Kominfo dan KPID sebagai regulator yang terlibat didalamnya harus meningkatkan kerjasama dan komunikasi agar perizinan lancar. “Percepatan ini, diharapkan ketika data masuk semua dan dinyatakan lengkap secara administrasi maka pada hari itu juga izin uji coba terbit,” ungkapnya.

Ia menambahkan, meski dilakukan percepatan, KPID tetap bisa melaksanakan Evaluasi Dengar Pendapat pasca lembaga penyiaran mendapatkan izin uji coba.

Budi Setyo Purnomo, Ketua KPID Jateng, sangat menyambut baik percepatan perizinan melalui online. “KPID secara teknis sudah menyiapkan perangkat dan SDM untuk memberikan pelayanan yang cepat dan prima,” ungkapnya.

Pihaknya mengharapkan, masyarakat memahami dan mendukung percepatan waktu pelayanan proses perizinan penyiaran. “Kami berharap, masyarakat proaktif mempelajari mekanisme perizinan online,” kata Budi SP.

Mekanisme perizinan online tersebut sangat penting untuk dipahami masyarakat karena ada konsekuensi dan kewajiban yang harus dipatuhi, misalnya wajib membayar pajak, kapan izin berakhir serta harus perpanjangan, dan sebagainya. Mekanisme itu, dampaknya jika tidak dipahami dan dipatuhi, bisa berakibat pencabutan izin. (YyK)