SEMARANG – Delapan mahasiswa dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah. Para mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) itu akan PPL di KPID Jawa Tengah selama satu bulan.

Para mahasiswa yang didampingi dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo, Dr Siti Solikhati MA diterima oleh komisioner KPID Jawa Tengah, Muhammad Rofiuddin MIkom dan Dini Inayati ST, Senin (23/07/2018). “Secara kode etik, mahasiswa sudah mempelajari media. Sehingga mereka sangat cocok untuk PPL di sini,” kata Siti Solikhati.

Komisioner M Roffiuddin sangat menyambut baik kedatangan mahasiswa UIN untuk PPL di KPID Jawa Tengah. “KPID merupakan lembaga milik publik dan untuk publik yang terbagi menjadi tiga bidang, yaitu Perizinan, Pengawasan Isi Siaran, dan Kelembagaan. KPID dibutuhkan untuk mengatur, juga mengawasi siaran radio dan televisi. Karena yang digunakan adalah frekuensi milik publik, dan yang menggunakan tidak hanya radio atau televisi,” katanya.

Secara garis besar, ada dua jenis pengurusan perijinan. Pertama, orang yang ingin mendirikan lembaga penyiaran. Kedua, orang yang ingin memperpanjang izin siaran. Izin Penyelenggaran Penyiaran (IPP) tersebut berlaku untuk televisi selama 10 tahun, sedangkan radio selama 5 tahun.

KPID sebagai lembaga milik publik, selain mengurusi perijinan serta memberikan pengawasan isi siaran, juga mendorong peningkatan profesionalisme lembaga penyiaran, dan mengajak masyarakat untuk mengkritisi isi siaran. ”Ada sekitar 300 lembaga penyiaran di Jawa Tengah. Karena itu kami berharap masyarakat ikut mengawasi,” ungkap M Roffiuddin.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar mempelajari Undang Undang nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran, juga Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). “Dalam P3SPS banyak pasal-pasal yang memuat peraturan tentang apa saja yang boleh dan tidak untuk disiarkan,” kata M Roffiuddin

KPID membagi delapan mahasiswa tersebut ke berbagai bidang kerja, yakni pemantau isi siaran, kelembagaan, dan perizinan. Secara terjadwal mereka akan bertukar tempat agar masing-masing mahasiswa bisa menimba pengetahuan dan praktik kerja antar bidang.

Fakultas Dakwah dan Komunikasi menyerahkan sepenuhnya mahasiswa yang PPL tersebut kepada KPID. Mulai dari penempatan praktik kerja, sistem kerja, hingga penilaian. “Kami sangat berterimakasih sudah diberikan kesempatan untuk PPL di sini. Penempatan praktik kerja kami serahkan kepada KPID, juga penilaian untuk dijadikan bahan evaluasi,” kata Siti Solikhati.

Ia berharap, agar mahasiswa yang PPL bisa meningkatkan kapasitas dan menimba ilmu di KPID Jateng. “Kami selalu berpesan kepada para mahasiswa agar selalu menghormati budaya yang ada di KPID Jateng. Saya yakin mereka bisa menjaga diri,” ucapnya. (YyK)