Blora – Sebagai kegiatan pamungkas dari seluruh rangkaian kegiatan Literasi Media di Kalangan Pelajar, Mahasiswa, dan Ormas di tahun 2017 ini, KPID Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Literasi Media di Kabupaten Blora pada Minggu (24/12).

Dalam acara yang bekerja sama dengan Fatayat Nahdlatul Ulama Kab. Blora ini, Komisioner Bidang Isi Siaran Tazkiyyatul Muthmainnah S.KM menekankan tujuan literasi media adalah memberikan pemahaman kepada publik tentang cara bermedia yang baik, termasuk memilah dan memilih saluran mana sajakah yang aman dikonsumsi. Khususnya bagi ibu-ibu yang sering “memasrahkan” anak-anak dalam genggaman televisi, harus mulai bersikap bijak mengingat dampak yang mampu ditimbulkan dari tayangan-tayangan itu.

Narasumber dari Universitas Diponegoro, Drs. Mulyo Hadi Purnomo M.Hum menjelaskan bahwa selama ini kita cenderung “tidak sadar” ketika mengkonsumsi tayangan televisi. Ketidaksadaran ini terjadi karena kita kurang memahami bahwa apa yang dimunculkan media merupakan realitas yang sudah dikonstruksi sedemikian rupa, namun yang terjadi bahkan seringkali kita terlarut dalam realitas tersebut. Oleh karena itu sudah waktunya kita melek dan sadar media, agar tidak semata-mata menjadi objek.

Selain Mulyo H.P, hadir sebagai narasumber adalah penulis dan editor Kalis Mardiasih, yang memberikan paparan tentang pentingnya pendampingan keluarga dalam menonton televisi.