SRAGEN- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah memberi catatan khusus kepada Radio Rasika Sragentina. Hal itu menyusul temuan saat verifikasi di lapangan yang dipimpin oleh Komisioner Bidang Isi Siaran, Sonakha Yuda Laksana di Studio Jalan Raya Sukowati No 476 Sragen, Senin (5/2/2018).

Sonakha mengungkapkan, saat melakukan verifikasi, studio Radio Rasika Sragentina dalam keadaan tanpa penyiar. Hanya ada penjaga studio yang bisa ditemui. KPID juga menemukan Radio Rasika hanya memutar siaran relay.

“Ini menjadi catatan khusus apakah radio ini layak untuk diterbitkan Rekomendasi Kelayakan Penyelenggaran Penyiaran,” kata Sonakha.

Menurut dia, verifikasi dilakukan menindaklanjuti hasil Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang menjadi komitmen dalam Berita Acara Desember 2017 lalu. Dalam berita acara itu disebutkan bahwa Radio Rasika Sragentina akan memperbaiki seluruh aspek manajemen maupun program siaran dengan mengelola secara profesional.

Mengacu hal itu, menurut Sonakha, Radio Rasika Sragentina seharusnya lebih serius dalam mengelola mengingat radio tersebut dalam masa permohoan perpanjangan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP).

“Kita akan menindaklanjuti hasil verifikasi ini dengan mengundang penanggung jawab Radio Rasika dan akan melakukan rapat pleno komisioner,” katanya.

Adm Rasika Group, Monic menyampaikan saat KPID melakukan verifikasi, penanggungjawab Radio Rasika Sragentina tengah bertugas liputan di lapangan.

“Penanggungjawab sekarang Mas Erwin. Selain bertanggungjawab secara struktural juga pegang berita. Tadi Mas Erwin sudah titip pesen ke Mbak Dina kalau ada tamu dari siapapun atau dari manapun minta dikontak atau ditelepon. Mbak Dina sudah bilang ke komisioner kalau nunggu Mas Erwin dulu, tapi tidak mau,” katanya.

Dari hasil verifikasi itu, kata Monic, Rasika akan berupaya menata studio lebih baik. Pihaknya akan menunggu undangan KPID untuk membahas tindak lanjut verifikasi faktual yang telah dilakukan.