DEMAK – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah mengingatkan agar radio publik harus bisa melayani pemerintah dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat tiga (3) Anggota KPID Jateng yakni Komisioner Bidang Kelembagaan, Yogyo Susaptoyono bersama Komisioner Bidang Isi Siaran, Ari Yusmindarsih dan Sonakha Yuda melakukan kunjungan kerja dan talkshow di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Kota Wali (RSKW) Demak, Kamis (30/9/2021).

Komisioner Bidang Isi Siaran, Sonakha Yuda mengingatkan bahwa radio publik harus bisa melayani publik. Seperti halnya RSKW yang dapat melayani pemerintah dan publik, bisa menjadi jembatan antara publik dan pemerintahnya.

“Di satu sisi,  pemerintah dapat mendengar suara publiknya. Bagaimana masyarakat berkeinginan dengan kesehatan, bagaimana mendapatkan vaksinasi. Taunya dari mana? Dari publik yang disiarkan LPPL. Artinya dapat diambil suara publik yang disuarakan RSKW,”terangnya.

Pada kesempatan itu, KPID Jateng juga mengapresiasi pengelolaan lembaga dan isi siaran LPPL RSKW. “Kita apresiasi apa yang dijalankan RSKW, parameternya jelas kemarin mendapatkan penghargaan dari KPID. Artinya pengelolaan kelembagaan maupun isi siaran juga patut dikatakan nomor 1 di Jawa Tengah,” ungkap Komisioner Bidang Kelembagaan, Yogyo Susaptoyono.

Hal serupa disampaikan Komisioner Bidang Isi Siaran, Ari Yusmindarsih, yang menilai, RSKW sudah dapat melayani pemerintah dan publik, terbukti dengan penghargaan yang telah didapatkan.

“RSKW sudah mampu menjawab tuntutan LPPL saat ini, dengan penghargaan yang di dapat.  Namun yang susah adalah mempertahankan,”katanya.

Ditambahkan Ari, pembaruan inovasi dan kreatifitas adalah kunci, agar RSKW dapat meraih lebih banyak prestasi lagi di masa mendatang. (*)