SEMARANG – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah menerima kunjungan Komisi I DPRD Provinsi Banten, Jumat (14/12/2018). Dalam kunjungan itu, Komisi I DPRD Provinsi Banten yang dipimpin oleh Ketua Komisi I, Zaid Elhabib membahas tentang program kerja KPID.

“Sudah banyak penghargaan yang diterima oleh KPID Jateng. Kunjungan kami ini untuk mengetahui bagaimana kiat-kiat mengawasi lembaga penyiaran. Terlebih di tahun Pemilu, banyak berita yang mungkin sangat membingungkan untuk masyarakat. Komisi I ingin mengetahui bagaimana KPID mengawasi hal tersebut,” kata Zaid.

Dijelaskan Ketua KPID Jateng, Budi Setyo Purnomo, sistem pengawasan dilakukan dengan pendekatan mendalam, tidak sekadar hubungan antara regulator dan yang diawasi saja. “KPID juga memberikan masukan untuk lembaga penyiaran agar lebih maju. Jika ada pelanggaran, tentu kami melakukan teguran, bahkan ada yang direkomendasikan dicabut izinnya karena tidak sesuai dengan regulasi,” jelasnya.

Wakil Ketua KPID Jateng, Asep Cuwantoro mengatakan, KPID Jateng sering berkonsultasi dengan anggota DPRD, juga belajar dari KPID lain terkait dengan pengawasan dan pembinaan lembaga penyiaran. “Karena, lembaga penyiaran berizin terbanyak di Indonesia ini berada di Jawa Tengah. Kami selalu berupaya untuk menata dan mengawasi isi siaran. KPID Jateng masih butuh banyak belajar dari berbagai pihak, masukan maupun kritik, misalnya untuk konsep pelayanan dan literasi media,” katanya.

Kunjungan Komisi I DPRD Banten ini dilakukan oleh Ketua Komisi I Zaid Elhabib, Wakil Ketua Komisi I Yoyon Sujana, Sekretaris Komisi I Ade Yuliasih dan Anggota Komisi I Mustawisata, A Jaini, Suminar, Cepi W Permana, Bonnie M, Aries Halawani. Disambut oleh Ketua KPID Jateng Budi Setyo Purnomo, Wakil Ketua Asep Cuwantoro dan Komisioner Sonakha Yuda Laksono, Dini Inayati, Setiawan Hendra Kelana, Isdiyanto, Edi Pranoto. (YyK)