SOLO – Radio diharapkan melakukan siaran yang dapat mendongkrak partisi pemilih pada pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. Harapan tersebut disampaikan Asep Cuwantoro, Wakil Ketua KPID Provinsi Jawa Tengah pada talkshow yang disiarkan langsung oleh Radio Metta FM Solo, Selasa (4/8).

Selama ini, tutur Asep, persoalan partisipasi pemilih masih menjadi pekerjaan rumah pada setiap perhelatan pemilu atau pilkada. “Maka KPID Jateng meminta kepada radio dan juga televisi di Jawa Tengah untuk menyiarkan program – program seputar pilkada” tegas Asep.

Terlebih di era pandemi seperti sekarang, lanjut Asep, berbagai pembatasan kegiatan terjadi. Hal tersebut akan menyulitkan penyelenggara pemilu untuk melakukan sosialisasi dan edukasi secara langsung kepada masyarakat.

Maka menurutnya radio sebagai pilar demokrasi keempat harus berperan melakukan siaran-siaran yang dapat meningkatkan pertisipasi pemilih. “Dari mulai hari ini harus diperbanyak program pemberitaan, dialog, features, ILM, dan jenis program lainnya yang mengupas seputar pilkada dan pasangan calon harus dilakukan” tegas Asep.

Sebagai informasi, KPID Provinsi Jawa Tengah menggandeng KPU dan Bawaslu selama dua pekan terakhir melakukan roadshow talkshow di radio dan televisi di 21 Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah yang akan menyelenggarakan pilkada serentak.

Hadir juga sebagai narasumber dalam acara takshow yang mengangkat tema “Literasi Elektoral di Masa New Normal” Nurul Sutarti (Ketua KPU Kota Surakarta) dan Agus Sulistyo (Komisioner Bawaslu Kota Surakarta). [ac]